Internet Telkomsel dan IndiHome Sempat Down Nasional, Ini Penyebabnya
Jutaan pengguna internet di Indonesia mengalami gangguan layanan secara serentak pada Kamis, 22 Januari 2026. Gangguan tersebut terjadi pada layanan Telkomsel dan IndiHome, dan dirasakan hampir di seluruh wilayah Tanah Air.
Gangguan mulai dirasakan sejak sekitar pukul 12 WITA dan berlangsung secara nasional. Sejumlah daerah besar seperti Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, hingga Bali dan Kalimantan dilaporkan terdampak.
Keluhan pengguna pun beragam. Ada pelanggan yang masih terhubung ke jaringan WiFi atau sinyal seluler, namun tidak bisa mengakses internet. Sebagian lainnya mengaku kecepatan internet menurun drastis meski indikator sinyal menunjukkan penuh. Gangguan juga diperparah karena aplikasi MyTelkomsel dilaporkan mengalami error, sehingga pengguna kesulitan menyampaikan laporan.
Pantauan pada situs pemantau gangguan jaringan menunjukkan lonjakan laporan dari pengguna sejak siang hari. Status jaringan sempat ditandai merah, menandakan gangguan berskala luas.
Menanggapi hal tersebut, pihak Telkomsel menyampaikan bahwa gangguan disebabkan oleh masalah pada infrastruktur jaringan backbone. Backbone merupakan jaringan utama atau tulang punggung internet yang berfungsi mendistribusikan koneksi ke berbagai wilayah di Indonesia.
Akibat gangguan tersebut, sejumlah layanan digital ikut terdampak, mulai dari media sosial, layanan streaming, email, hingga aplikasi transportasi dan transaksi daring. Aktivitas kerja jarak jauh dan bisnis online pun ikut terganggu.
Beberapa sumber menyebutkan gangguan kemungkinan dipicu oleh cuaca ekstrem yang merusak infrastruktur jaringan, seperti yang pernah terjadi sebelumnya di beberapa daerah. Namun, hingga saat ini belum ada indikasi maupun konfirmasi terkait serangan siber atau faktor eksternal lainnya.
Telkomsel memastikan tim teknis telah dikerahkan untuk melakukan isolasi gangguan dan percepatan pemulihan layanan. Hingga sore hari, layanan seluler Telkomsel dilaporkan sudah kembali normal sekitar 80 hingga 90 persen.
Sementara itu, pemulihan layanan IndiHome masih terus dilakukan dan diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama di sejumlah wilayah.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar dan memantau informasi resmi dari pihak penyedia layanan terkait perkembangan pemulihan jaringan.
1.jpg)
Facebook Comments