LUAR BIASA :Final 5x5 Basketball Competition Kobasta Sukses Memukau Pemerhati Basket Kota Tarakan

Keterangan Gambar : SMA Negeri 1 Tarakan sebagai Juara 1 (Champion)


Tarakan - Sabtu, 25 Januari 2026 Luar Biasa : Final 5x5 Basketball Competition Kobasta sukses memukau pemerhati basket Kota Tarakan yang memadati arena K3 Tarakan. Pertandingan final malam ini sangat memukau karena membalas rasa penasaran seluruh masyarakat Tarakan terkhusus pemerhati basketnya akan final gubernur 2025 lalu di tanjung Selor dimana SMA negeri 1 Tarakan vs SMA negeri 2 Tarakan juga bertemu di finalnya dimana perjuangan membuktikan kemenangan kota Tarakan ditingkat provinsi kaltara. Ketua Umum PERBASI KOTA TARAKAN Effendy Gunardi, SE.,M.M menyampaikan  Luar biasa Final 5x5 Basketball competition Kobasta sukses memukau pemerhati basket kota Tarakan 

Laga puncak mempertemukan dua rival lama, SMA Negeri 1 Tarakan dan SMA Negeri 2 Tarakan, duel yang mengulas pertandingan lalu Gubernur Cup 2025 di Tanjung Selor. Antusiasme penonton membeludak, membayar rasa penasaran publik basket Tarakan akan pembuktian supremasi sekolah di tingkat provinsi Kalimantan Utara dengan hasil skor 81-47 yang membawa SMA Negeri 1 Tarakan menjadi Juara 1 (Champion).

"Saya Ketua Umum PERBASI KOTA TARAKAN, sangat senang dan bangga bisa hadir di final 5x5 basket competition antara SMA Negeri 1 Tarakan vs SMA Negeri 2 Tarakan yang diselenggarakan oleh Kobasta.", tuturnya

"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kobasta atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Ini adalah contoh nyata bagaimana olahraga dapat menjadi wadah untuk membangun karakter, disiplin, dan semangat juang, kompetisi 5x5 perdana di tahun 2026 sukses digelar. Kompetisi 5x5 ini punya tingkat kerumitan yang berbeda dengan 3x3 yang umumnya dilaksanakan tapi Panitia sanggup melaksanakan dengan baik mulai dari awal sampai akhir dengan sistem pertandingan yang menyerupai mini liga basket. Kepada kedua tim, SMA Negeri 1 Tarakan dan SMA Negeri 2 Tarakan, saya ingin memberikan apresiasi yang tinggi atas semangat dan dedikasi kalian dalam pertandingan ini. Kalian telah menunjukkan bahwa basket adalah tentang kerja sama tim, strategi, dan semangat pantang menyerah.
Kepada tim SMA dan sederajat lainnya kembali saya ingatkan untuk terus berlatih karena kita akan menghadapi Porprov di Malinau September mendatang, Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para guru, pelatih, dan orang tua yang telah mendukung dan membimbing para pemain. Kalian adalah bagian dari kesuksesan ini." Lanjutnya.

"Semoga kompetisi ini dapat menjadi motivasi bagi generasi muda kita untuk terus berprestasi dan mengembangkan basket di Tarakan. Terima kasih, dan mari kita terus mendukung basket di Tarakan, sesuai motto PERBASI KOTA TARAKAN "Perbasi Tarakan, No drama, Basketin aja" tutup Effendy Gunardi, SE., M.M. yang dikenal sebagai ketua kamar dagang dan industri Indonesia kota Tarakan yang sangat aktif dibidang ekonomi dan sosial di Kalimantan Utara.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Tarakan. Sekretaris Disbudporapar TarakanDrs. M. Zainuddin Mas’ud A.H., menilai kegiatan ini sebagai inisiatif mandiri yang patut diapresiasi.

Sementara itu, H. Novariansyah, selaku sponsor sekaligus Ketua Harian PERBASI Kota Tarakan, menilai Kobasta sebagai terobosan penting dalam regenerasi atlet.

“Ini event yang sangat positif. Walaupun masih kelas SMA dan putra, tapi ini awal yang bagus,” katanya.

Ia mengakui keterbatasan waktu menjadi tantangan untuk menambah kategori putri, namun hal itu sudah masuk agenda ke depan.

“Ke depannya, kami ingin putri juga ikut. Jangan sampai regenerasi terputus. Tarakan masih sentra basket Kaltara, dan itu harus kita pertahankan,” tegasnya.

Novariansyah juga menekankan bahwa Kobasta menjadi bagian dari proses seleksi atlet menuju Porprov 2026.

“Ini bukan sekadar event, tapi ajang melihat potensi. Bibit unggul jangan sampai mandek,” tambahnya.

Ketua Panitia Kobasta x Mendadak BasketTri Nuraini Agusthia atau akrab disapa Mbak Thia, menjelaskan kompetisi ini dimulai sejak 10 Januari 2026 dan digelar setiap akhir pekan.

“Ini konsepnya mini liga antar SMA se-Kota Tarakan. Untuk Kobasta secara umum sudah sering, tapi khusus antar sekolah ini pertama kali kami laksanakan,” jelasnya.

Ia berharap event ini menjadi ruang hidup bagi basket Tarakan.

“Kami ingin basket hidup lagi di Tarakan. Dari sini lahir bibit-bibit terbaik yang bisa bersaing, bukan hanya di Kaltara tapi juga di luar daerah,” katanya.

Thia menegaskan, keberlanjutan menjadi kunci. Jika mendapat dukungan sponsor dan pemerintah, Kobasta berkomitmen menjadikan kompetisi ini agenda rutin.

Facebook Comments

0 Komentar

TULIS KOMENTAR

Alamat email anda aman dan tidak akan dipublikasikan.